baju bergaris
November 27, 2006
Hari ini entah kenapa. Banyak banget yang pake baju garis. Cuma beda-beda garisnya. Tergantung usia dan status juga jenis kelamin. Kira-kira ada hubungannya ga ya? ABCDE.
kereta api…
November 19, 2006
Naik kereta api tut..tut..tuuuuutt…
siapa hendak turut….
seringkali kugumamkan lagu itu, lagu masa kecilku…hmmmm dalam situasi apapun, dimana pun…kemana pun…pasteeee lagu si “guling besi” itu kusenandungkan…
aq ingat, dulu…waktu aq masih kecil, susaaaah banget makan, suka ikutan kalo bapa brangkat kantor, dianterin ke stasiun, ato ke rumah sodaranya ibu yang rumahnya dekat rel kereta api, seperti rumahku sekarang…entah itu ide siapa…bapa atau ibu, yang pasti sangat mujarab…tanpa terasa sesuap demi sesuap, makan pagi dari kotak bekalku berpindahke perutku…
30 Oktober 2006…
October 30, 2006
Hanya tinggal hitungan menit,
Hanya tinggal hitungan detik….
Memasuki tahun berjalan….
Tak terasa kembali seolah diingatkan pada peristiwa pahit setahun yang lalu…
Seolah film itu diputar ulang
Ketika jasad bapak dimandikan
Ketika jasad bapak dishalatkan…
Ketika jasad bapak dikuburkan…
Perlahan tumpukan tanah ditaburkan,
Perlahan tumpukan tersebut kian menggunduk…
Perlahan jasad bapak menghilang
Tertelan…masuk dalam pelukan tanah dan bumi…
puisi idul fitri…
October 22, 2006
Iedul Fitri 1427H…
24 Oktober 2006
Manusia itu tempat berkumpulnya segala kealpaan dan kekhilafan, sehingga dia kadang mencari surga kemana-mana, padahal surga itu ada di dirinya sendiri, dia akan merasa yang paling tidak beruntung dari semuanya, sehingga dia melupakan semua yang dia miliki, orang-orang tercinta di sekitarnya, yang selalu bersedia membantu tanpa pamrih, serta segala keberuntungan yang dimilikinya, yang takkan pernah habis, asalkan dia tetap menyadari dan menyukuri segala yang dimilikinya…
kelelahan dalam pelarianku
October 16, 2006
Ketika seorang Chairil Anwar berteriak lantang,
KUMAU HIDUP 1000 TAHUN LAGI…
Aku pun duduk dalam diam dan termangu,
apa yang akan kulakukan 1000 tahun mendatang
bila Tuhan memberiku hidup 1000 tahun…..
Di perjalanan usiaku kini,
Kujalani hari-hariku,
Dalam hitungan waktu tak terhingga,
Hingga bila waktuku tiba….
Kugapai matahari,
Kusapa lembut bulan yang tersipu,
Kulihat ada kelelahan menggantung,
Kurasakan ada keresahan dalam balutan mesra malam…
Kesemuan,
Kejenuhan,
Kebimbangan,
Kegalauan,
Ketidakpastian,
Sekaligus kebahagiaan,
Menyapa setiap relung dalam hatiku,
Silih berganti…
Menari-nari di lubuk hatiku,
Bersorak sorai,
Gegap gempita,
Mengetuk gendang telingaku,
Berkelebat di pelupuk mataku….
Mengaduh,
Mengeluh,
Menertawai,
Menangisi,
Semua yang melintas di perjalananku,
Semua yang kusaksikan,
Semua yang kusampaikan,
Semua yang kukeluhkan
Semua yang kuadukan,
Sekaligus semua itu yang kusyukuri…
Kulanjutkan perjalanan siang malamku,
Walau kelelahan kerap membayang,
Walau keletihan kian menghantui,
Tetap ada,
Satu keyakinanku,
Aku tidak akan pernah sendiri,
Lalu,…….
Kembali bait puisi itu melintas…
Apa yang akan kulakukan,
Seandainya aku hidup 1000 tahun lagi,
Pertanyaan itu akan tetap mengganjal,
Melayang tak berjawab,
Takkan pernah ada jawaban pasti,
Sampai ajal berkenan memanggil….
Bapakku…
November 7, 2005
Di pagi 30 Oktober 2005….merupakan hari yang berbahagia bagiku…karena bertepatan dengan ulang tahunku….
Tak terasa berbilang tahun sudah kulalui…sudah cukup banyak jumlah angka usiaku…tapi di usiaku yang ke 42 ini, mungkin merupakan ulang tahun yang ingin kuhapuskan dari memoriku…
aq ingat betul, pagi itu ibu baru saja melakukan ritual setiap tahunnya, menelponku….dan karena bapak sudah tak dapat berbicara, maka pagi ini tak ada ucapan dari bapa, dan memang tak akan pernah ada lagi ucapan selamat dari bapa….
saat itu…firasatku semakin kuat…tapi aq tetap berusaha menepis pikiran-pikiran burukku itu.